Bandar Lampung – wartaonelampung.com, Ketua Umum Garuda Berwarna Nusantara (GBN), Johan Syaril, resmi melaporkan aspirasi sejumlah wartawan ke Kepolisian Daerah (Polda) terkait permintaan evaluasi terhadap kinerja koordinator wartawan (koor wartawan) yang bertugas di lingkungan Polda.
Laporan tersebut merupakan bentuk dukungan GBN terhadap aspirasi para jurnalis yang selama ini aktif meliput kegiatan kepolisian.
Para wartawan sebelumnya menyampaikan masukan melalui dokumen bertajuk “Lapor Jenderal, Pak Kapolda”, yang menyoroti pentingnya peningkatan profesionalisme, koordinasi, dan transparansi dalam sistem publikasi serta penyebaran informasi kepada masyarakat.
Dalam keterangannya, Johan Syaril menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam membangun citra positif institusi Polri di mata publik.
Karena itu, menurutnya, transparansi dalam pengelolaan publikasi dan keterbukaan komunikasi antara koordinator wartawan dengan seluruh insan pers menjadi hal yang sangat penting.
“Kami mendukung langkah para wartawan yang ingin menciptakan sistem publikasi yang terbuka dan profesional. Koor wartawan harus menjadi jembatan komunikasi, bukan pembatas informasi. Evaluasi ini diperlukan demi terciptanya sinergi yang sehat antara media dan kepolisian,” ujar Johan Syahril, di Jakarta.
Para wartawan juga menyoroti perlunya kejelasan terkait anggaran publikasi pemberitaan, termasuk mekanisme penyalurannya. Hal ini diharapkan dapat menghindari kesalahpahaman serta memperkuat kerja sama antara pihak kepolisian dan media dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas publik.
“Publikasi yang baik akan membantu masyarakat memahami kerja keras aparat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” ungkap salah satu perwakilan wartawan.
Melalui laporan yang disampaikan ke Polda tersebut, GBN bersama para jurnalis berharap Kapolda dapat menindaklanjuti aspirasi ini dengan langkah konkret berupa evaluasi terhadap koordinator wartawan serta pembenahan sistem komunikasi publik di lingkungan Polda.
“Kami percaya Kapolda akan menyikapi laporan ini secara bijak demi memperkuat sinergi antara Polri dan insan pers. Tujuannya bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memperbaiki sistem agar publik semakin percaya pada kerja keras kepolisian,” tutup Johan. (red)















