Bandar Lampung —wartaonelampung.com,
Wali Kota Eva Dwiana Buka Lomba Pidato Bahasa Mandarin se-Provinsi Lampung 2025: Dorong Semangat Belajar dan Prestasi Generasi Muda, Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri dan membuka secara resmi Lomba Pidato Bahasa Mandarin Se-Provinsi Lampung 2025 yang digelar di Golden Palace, Senin (3/11/2025).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Koordinator Pendidikan Bahasa Mandarin Lampung sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kemampuan berbahasa asing di kalangan generasi muda.
Dalam sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan rasa bangga melihat antusiasme para peserta yang mayoritas pelajar dari berbagai kabupaten/kota di Lampung.
Menurutnya, keberanian para peserta untuk tampil di depan umum dengan menggunakan bahasa asing merupakan bukti bahwa anak-anak Lampung memiliki potensi besar untuk bersaing secara global.

“Bunda sangat bangga melihat semangat para peserta muda yang berani tampil dan mengasah kemampuan berbahasa asing. Kegiatan seperti ini menjadi wadah positif untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas wawasan generasi penerus bangsa,” ujar Eva Dwiana.
Beliau juga menekankan bahwa penguasaan bahasa asing, termasuk Bahasa Mandarin, semakin penting di era globalisasi. Selain membuka peluang kerjasama internasional, kemampuan berbahasa asing juga menjadi nilai tambah bagi generasi muda dalam dunia pendidikan maupun dunia kerja.
Eva Dwiana berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut setiap tahunnya dan menjadi motivasi bagi pelajar untuk berani bermimpi besar. “Teruslah belajar, berprestasi, dan berani bermimpi besar,” pesannya kepada seluruh peserta.
Lomba Pidato Bahasa Mandarin Se-Provinsi Lampung 2025 ini diikuti puluhan peserta dari berbagai lembaga pendidikan. Selain sebagai ajang kompetisi, acara ini juga menjadi momen untuk memperkuat hubungan antar-sekolah serta meningkatkan atmosfer pembelajaran yang kreatif dan kompetitif.
Kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat, serta diakhiri dengan sesi penilaian oleh dewan juri yang merupakan pengajar dan praktisi bahasa Mandarin di Lampung. Para peserta terbaik nantinya akan mewakili Lampung di tingkat nasional.
(*)















