Gubernur Lampung Tinjau Misa Natal, Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi dan Keamanan

banner 120x600
banner 468x60

BANDAR LAMPUNG — wartaonelampung.com, Pemerintah Provinsi Lampung memastikan perayaan Natal 2025 berlangsung aman, nyaman, dan penuh khidmat.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung meninjau pelaksanaan Misa Malam Natal di sejumlah gereja di Kota Bandar Lampung, Rabu (24/12/2025) malam.

Kunjungan dimulai dari Gereja Metodis Indonesia (GMI) Immanuel, dilanjutkan ke Gereja Katedral Kristus Raja Tanjungkarang.

Rombongan kemudian menutup agenda dengan mengecek kesiapan Pos Pelayanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) Polresta Bandar Lampung di Jalan Raden Intan.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur didampingi Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf, Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, serta Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana. Kehadiran para pimpinan daerah ini mendapat sambutan hangat dari jemaat dan tokoh agama.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama merupakan fondasi utama bagi kemajuan Lampung. Menurutnya, suasana damai yang telah terjaga selama ini harus terus dipelihara sebagai modal sosial pembangunan.

“Kita sudah lama hidup berdampingan dalam suasana saling menghormati. Kedamaian adalah kekuatan utama bagi Lampung untuk terus maju dan mengejar ketertinggalan,” ujar Gubernur.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap peran gereja yang selama ini aktif berkontribusi di bidang sosial dan pendidikan, serta memberi manfaat bagi masyarakat luas tanpa membedakan latar belakang agama maupun suku.

Dari sisi pengamanan, Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf memastikan situasi perayaan Natal di seluruh wilayah Lampung berjalan aman dan terkendali. Dalam rangka Operasi Lilin 2025, Polda Lampung mengerahkan ribuan personel gabungan TNI dan Polri.

“Sebanyak 4.021 personel kami siagakan di 71 pos pengamanan dan pelayanan. Khusus Kota Bandar Lampung, pengamanan difokuskan pada 65 gereja,” jelas Helfi.

Ia menambahkan, penguatan personel dilakukan di sejumlah titik rawan dengan melibatkan satuan Brimob dan Sabhara. Selain itu, sterilisasi gereja telah dilakukan secara ketat sejak pagi hari sebelum rangkaian ibadah dimulai.

Sementara itu, Gembala Sidang GMI Immanuel, Pdt. Andreas Sumarsono, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan umat beragama di Lampung.

“Keberagaman adalah anugerah dan kekuatan kita bersama. Natal menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan di tengah perbedaan,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Uskup Keuskupan Tanjungkarang, Mgr. Vinsensius Setiawan Triatmojo. Ia menyebutkan bahwa perayaan Natal tahun ini mengusung tema Cinta Kehidupan dan Lingkungan Hidup, sebagai wujud kepedulian terhadap sesama.

“Gereja Katolik berkomitmen menjangkau kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas dan ODGJ. Ini merupakan panggilan untuk membangun persaudaraan sejati,” tuturnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah dan seluruh umat beragama terus terjaga, sehingga Provinsi Lampung tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan harmonis bagi seluruh masyarakat. (Rin)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *