Bandar Lampung – wartaonelampung.com, Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung menegaskan ketersediaan cabai di wilayah Kota Bandar Lampung masih dalam kondisi aman, meskipun harga cabai rawit lokal terpantau belum mengalami penurunan signifikan di sejumlah pasar tradisional.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, mengatakan bahwa secara umum pasokan cabai masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Stok cabai masih tersedia dan distribusi berjalan normal. Hanya saja, untuk cabai rawit lokal memang harganya masih relatif tinggi. Sementara cabai merah cenderung stabil,” ujarnya, Sabtu (3/1/2026).
Berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Pasir Gintung, harga cabai rawit lokal berada di kisaran Rp75 ribu hingga Rp80 ribu per kilogram, Minggu (4/1/2026). Salah seorang pedagang, Muji Rahayu, menyebut harga tersebut telah bertahan sejak menjelang Natal dan Tahun Baru.
Ia menjelaskan, sebelum memasuki bulan Desember, harga cabai rawit lokal masih berada di kisaran Rp60 ribu hingga Rp65 ribu per kilogram.
Erwin menuturkan, tingginya harga cabai rawit lokal dipengaruhi oleh faktor cuaca yang kurang mendukung, sehingga sebagian petani memilih memanen lebih awal untuk menghindari risiko gagal panen. Kondisi tersebut berdampak pada kualitas dan jumlah pasokan yang masuk ke pasar.
“Cuaca memengaruhi masa panen. Petani lebih memilih panen lebih cepat, sehingga pasokan tidak maksimal,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap bijak berbelanja serta dapat menyesuaikan pilihan konsumsi dengan jenis cabai lain yang harganya lebih stabil.
Sementara itu, berdasarkan data Sistem Informasi Siaga Bahan Pokok (Siaga Bapok) Kota Bandar Lampung per Jumat (2/1/2026), harga cabai rawit lokal tercatat Rp80 ribu per kilogram di Pasar Cimeng, Rp70 ribu di Pasar Kangkung dan Pasar Panjang, serta Rp60 ribu per kilogram di Pasar Tugu.
Untuk komoditas lainnya, harga cabai merah keriting berada di kisaran Rp40 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram, cabai rawit merah atau caplak Rp50 ribu hingga Rp55 ribu per kilogram, bawang putih honan Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram, serta bawang merah Rp35 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram.
Harga beras premium tercatat Rp15 ribu hingga Rp16 ribu per kilogram, beras medium Bulog Rp12 ribu hingga Rp12.500 per kilogram, gula pasir Rp17.500 hingga Rp18 ribu per kilogram, serta Minyakita di kisaran Rp15.700 hingga Rp18 ribu per liter.
Sementara itu, harga daging sapi has dalam berada pada rentang Rp130 ribu hingga Rp140 ribu per kilogram, telur ayam ras Rp28 ribu hingga Rp29 ribu per kilogram, dan telur ayam kampung Rp60 ribu hingga Rp66 ribu per kilogram.















