Wujudkan Kota Sehat dan Nyaman, Pemerintah Kota Bandar Lampung Perkuat RTH dan Gerakan Bersih Berbasis Warga

banner 120x600
banner 468x60

Bandar Lampung — wartaonelampung.com, Upaya membenahi wajah kota kini tidak lagi hanya berpusat pada pembangunan fisik. Pemerintah Kota Bandar Lampung mulai menggeser fokus kebijakan lingkungan ke arah partisipasi warga dan pemanfaatan ruang publik sebagai pusat aktivitas sosial.

Pendekatan tersebut menempatkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) bukan sekadar elemen pelengkap tata kota, tetapi sebagai simpul kehidupan masyarakat. Taman-taman kota, jalur hijau di ruas jalan utama, hingga rencana pembangunan ruang bermain anak diarahkan menjadi ruang interaksi yang aman, sehat, dan inklusif.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah, M. Nur Ramdhan, mengatakan bahwa keberhasilan program lingkungan tidak bisa hanya diukur dari jumlah taman atau pohon yang ditanam.

“Yang lebih penting adalah perubahan perilaku masyarakat. Kota yang bersih dan hijau hanya bisa terwujud jika warganya merasa memiliki ruang-ruang publik itu,” ujarnya, Senin (9/2/2026).

Dalam implementasinya, Pemkot menugaskan perangkat kecamatan dan kelurahan untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong sebagai garda terdepan menjaga kebersihan lingkungan. Program ini dirancang berkelanjutan, bukan bersifat seremonial, dengan jadwal kerja bakti rutin serta pemantauan kebersihan lingkungan permukiman.

Untuk mendukung pengelolaan teknis di lapangan, Pemkot memperkuat koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung, khususnya dalam pengelolaan sampah rumah tangga, pengangkutan, serta edukasi pemilahan sampah di tingkat komunitas.

Ke depan, pemerintah kota juga menyiapkan penambahan taman tematik ramah anak dan jalur pedestrian hijau yang terhubung antar-kawasan. Konsep ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan warga terhadap ruang komersial tertutup, sekaligus menghadirkan ruang terbuka yang mendukung kesehatan fisik dan mental.

Melalui strategi yang lebih berbasis warga tersebut, Pemkot menargetkan pembenahan lingkungan tidak hanya berdampak pada keindahan kota, tetapi juga membentuk pola hidup baru masyarakat yang lebih peduli terhadap kualitas udara, kebersihan, dan keberlanjutan lingkungan perkotaan. (**)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *