Ruas Tol Terpeka Dijadikan Landasan Darurat Pesawat Tempur, Kasdam XXI/Radin Inten Tinjau Kegiatan

banner 120x600
banner 468x60

Lampung – wartaonelampung.com, Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) XXI/Radin Inten, Brigadir Jenderal TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., menghadiri secara langsung pelaksanaan uji coba landasan pacu darurat (lapter) untuk pesawat tempur TNI Angkatan Udara jenis F-16 dan Super Tucano.

Kegiatan tersebut berlangsung di ruas Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka), tepatnya di Simpang Pematang KM 228 hingga KM 231, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, Rabu (11/02/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait, di antaranya Dirlantas Polda Lampung, Bupati Mesuji, Wakil Bupati Tulang Bawang Barat, Sekda Kabupaten Tulang Bawang, Sekda Kabupaten Mesuji, Danyon 464/Parako Kopasgat, Kepala LPP TVRI Lampung, Pasops Lanal Lampung, serta Paslog Brigif 4 Marinir/BS.

Selain itu, uji coba tersebut juga disaksikan langsung oleh Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia bersama Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) beserta rombongan pejabat dari Kementerian Pertahanan dan TNI Angkatan Udara.

Pelaksanaan uji landasan pacu darurat ini merupakan bagian dari langkah strategis pertahanan negara untuk memperkuat kesiapan operasional dan meningkatkan kemampuan pertahanan udara nasional, khususnya melalui pemanfaatan infrastruktur sipil sebagai alternatif fasilitas penerbangan militer pada situasi darurat atau kontinjensi.

Dalam rangkaian kegiatan, beberapa pesawat tempur F-16 dan Super Tucano melaksanakan simulasi pendaratan serta lepas landas di jalur tol yang telah disiapkan sesuai prosedur dan standar keselamatan penerbangan militer.

Seluruh area kegiatan lebih dahulu disterilisasi dan diamankan secara terpadu oleh unsur TNI, Polri, serta instansi terkait guna menjamin kelancaran dan keamanan pelaksanaan uji coba.

Kehadiran Kasdam XXI/Radin Inten menjadi bentuk dukungan nyata Kodam XXI/Radin Inten terhadap program strategis pertahanan nasional, sekaligus memastikan kesiapan wilayah Lampung sebagai salah satu daerah penyangga dalam mendukung operasi pertahanan udara.

Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen TNI dalam memperkuat interoperabilitas antar matra serta meningkatkan kemampuan respons cepat terhadap berbagai potensi ancaman. Di sisi lain, uji coba tersebut menegaskan kesiapan infrastruktur nasional dalam mendukung konsep sistem pertahanan semesta.

Selama pelaksanaan berlangsung, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan ini diharapkan kesiapan operasional TNI Angkatan Udara semakin meningkat dalam menjaga dan mempertahankan kedaulatan wilayah udara Negara Kesatuan Republik Indonesia. (*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *