Bandar Lampung — wartaonelampung.com, Wali Kota Eva Dwiana menghadiri pembukaan Kejuaraan Tinju Amatir yang digelar oleh Polresta Bandar Lampung di Lapangan Mapolresta Bandar Lampung, Jumat malam (13/2/2026).
Kejuaraan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Kepala Polda Lampung, Sumarto. Ajang ini menjadi bukti nyata sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan insan olahraga dalam mendorong lahirnya generasi atlet berprestasi di Provinsi Lampung.
Kejuaraan tinju amatir ini berlangsung selama empat hari, mulai 12 hingga 15 Februari 2026, hasil kolaborasi antara Polresta Bandar Lampung dan Persatuan Tinju Amatir Indonesia Lampung. Sebanyak 236 petinju dari berbagai sasana, baik dari dalam maupun luar daerah, ambil bagian dalam kompetisi bergengsi tersebut.
Selain diikuti atlet lokal, kejuaraan ini juga diikuti petinju dari luar provinsi, di antaranya 10 atlet asal Palembang serta dua atlet dari Martapura, sehingga atmosfer persaingan semakin kompetitif dan berkualitas.
Dalam sambutannya, Brigjen Pol Sumarto menegaskan bahwa kejuaraan ini tidak sekadar menjadi ajang adu kemampuan di atas ring, tetapi juga menjadi sarana strategis pembentukan karakter generasi muda melalui olahraga.
Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai sportivitas, disiplin, dan semangat juang selama bertanding. Menurutnya, kompetisi semacam ini merupakan pintu awal lahirnya atlet-atlet potensial yang kelak mampu mengharumkan nama Lampung di tingkat nasional bahkan internasional.
Sementara itu, Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan rasa bangga sekaligus apresiasi atas inisiatif Polresta Bandar Lampung yang secara konsisten menghadirkan wadah pembinaan atlet melalui kejuaraan tinju amatir.
“Kejuaraan ini sangat penting sebagai momentum menjaring bibit-bibit petinju berbakat, sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pengurus cabang olahraga, dan masyarakat,” ujarnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Peter, menjelaskan bahwa para atlet akan bertanding dalam tujuh kelompok kelas, yakni Elite, Youth, Junior, School Boys, Semi Junior, Mini Junior, hingga Pra Mini Junior, termasuk kelas berat dengan batas maksimal 90 kilogram.
“Melalui kejuaraan ini, kami berharap pembinaan atlet tinju di Lampung dapat semakin terarah dan berkelanjutan, sehingga mampu melahirkan petinju-petinju andalan yang siap bersaing di level nasional,” kata Peter.
Seluruh rangkaian pertandingan dijadwalkan berlangsung setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Di akhir kegiatan, Wali Kota Eva Dwiana juga menyampaikan harapannya agar kejuaraan tinju amatir ini dapat melahirkan petinju-petinju terbaik dan berprestasi dari Kota Bandar Lampung maupun Provinsi Lampung.
Ia berharap, pada tahun-tahun mendatang, Polresta Bandar Lampung dapat terus menyelenggarakan kejuaraan serupa sebagai agenda pembinaan olahraga yang berkelanjutan.” pungkasnya. (Rin)















