Bunda Literasi Lampung Resmikan Big Event “Out of the Boox” Gudang Buku Keliling 2026

banner 120x600
banner 468x60

BANDAR LAMPUNG – wartaonelampung.com, Bunda Literasi Provinsi Lampung, Batin Purnama Wulan Sari Mirza, secara resmi membuka Big Event “Out of the Boox” Gudang Buku Keliling 2026 yang digelar di Taman Budaya Bandar Lampung, Jumat (23/1/2026). Kegiatan literasi ini akan berlangsung selama hampir tiga pekan, mulai 23 Januari hingga 10 Februari 2026.

Program literasi berskala nasional tersebut digelar di enam kota besar di Indonesia. Provinsi Lampung terpilih sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan karena dinilai memiliki antusiasme dan budaya membaca yang cukup baik di tingkat nasional.

Dalam sambutannya, Batin Purnama Wulan Sari Mirza menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa penguatan budaya literasi merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama bagi generasi muda.

Menurutnya, kegiatan literasi seperti Gudang Buku Keliling menjadi ruang edukatif yang mampu membangkitkan semangat membaca di tengah masyarakat. Ia juga menegaskan peran orang tua dan pendidik sangat penting dalam menanamkan kecintaan terhadap buku sejak dini.

Batin Wulan turut menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung atas dukungan dan kebijakan yang sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan SDM.

Ia mengungkapkan bahwa meskipun Lampung termasuk daerah dengan tingkat minat baca yang relatif tinggi, upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) harus terus diperkuat melalui gerakan literasi yang berkelanjutan.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, ia mengajak seluruh pihak untuk terus berkolaborasi agar anak-anak dan generasi muda tidak meninggalkan budaya membaca buku cetak yang kaya akan nilai edukasi dan karakter.

Pada kesempatan tersebut, Batin Wulan juga memberikan apresiasi atas partisipasi sekitar 80 penerbit yang ikut ambil bagian dalam Gudang Buku Keliling 2026. Kehadiran para penerbit, pegiat literasi, serta pelaku industri perbukuan dinilai menjadi kekuatan besar dalam menghidupkan ekosistem literasi di Lampung.

Ia berharap kegiatan ini mampu menjadi pemantik semangat masyarakat dalam mendukung terwujudnya Lampung Maju serta menyongsong Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Perwakilan Mizan Group, Abdul Ajid, menjelaskan bahwa pemilihan Lampung sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada hasil pemetaan minat baca masyarakat.

Menurutnya, analisis dilakukan melalui berbagai kanal, seperti media sosial, marketplace, hingga penjualan di toko buku, yang menunjukkan bahwa ketertarikan masyarakat Lampung terhadap buku tergolong tinggi.

Ia menambahkan bahwa Gudang Buku Keliling telah dilaksanakan secara berkelanjutan sejak 2024 hingga 2026 di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Barat, dan Lampung sebagai salah satu titik utama di Pulau Sumatera.

Abdul Ajid juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Bunda Literasi Provinsi Lampung, Pemerintah Provinsi Lampung, Taman Budaya Lampung, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Pada Gudang Buku Keliling 2026 ini, masyarakat dapat mengakses ribuan judul buku berkualitas dengan potongan harga hingga 60 persen, sehingga lebih terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan serta memperkuat budaya literasi di Provinsi Lampung secara berkelanjutan. (Rin)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *