Hujan Lebat Diprediksi Dua Hari, Polda Lampung Imbau Warga Tunda Perjalanan Jika Cuaca Memburuk

banner 120x600
banner 468x60

LAMPUNG — wartaonelampung.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi cuaca kurang bersahabat masih akan berlangsung selama dua hari ke depan di sejumlah wilayah Provinsi Lampung. Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, disertai kilatan petir serta hembusan angin kencang, berpeluang terjadi sejak siang hingga malam hari.

Situasi tersebut dinilai dapat meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi masyarakat yang tetap harus melakukan perjalanan, termasuk mobilitas antarkabupaten maupun antarkota.Menyikapi peringatan cuaca dari BMKG, Kepolisian Daerah Lampung mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri berkendara ketika kondisi hujan deras dan angin kencang melanda.

Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, mengatakan bahwa kesiapan pengendara serta kemampuan membaca situasi jalan menjadi faktor penting sebelum memulai perjalanan.“Perubahan cuaca bisa terjadi sangat cepat. Apabila hujan lebat disertai angin kencang, sebaiknya perjalanan ditunda, terlebih untuk jalur luar kota yang memiliki penerangan terbatas,” ujar Yuyun, Minggu (1/2/2026).

Ia juga menekankan agar setiap pengemudi memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan. Pengecekan menyeluruh pada ban, sistem pengereman, lampu, wiper, hingga ketersediaan bahan bakar perlu dilakukan sebelum berangkat.Menurutnya, kondisi jalan yang licin serta jarak pandang yang menurun saat hujan kerap menjadi pemicu terjadinya kecelakaan, terutama apabila kendaraan tidak dalam keadaan prima.

“Pastikan kondisi ban masih baik, rem berfungsi optimal, lampu kendaraan terang, dan wiper bekerja dengan normal. Kendaraan yang siap akan membantu pengemudi lebih sigap menghadapi situasi darurat,” jelasnya.

Selama berada di perjalanan, baik pengendara roda dua maupun roda empat diminta untuk menyesuaikan pola berkendara. Pengemudi mobil diingatkan terhadap risiko aquaplaning, sementara pengendara sepeda motor diminta lebih berhati-hati saat melintasi jalan tergenang air karena berisiko tergelincir.

Yuyun mengingatkan masyarakat agar selalu menjaga kecepatan dan jarak aman antar kendaraan serta menghindari manuver mendadak.

“Kurangi laju kendaraan, jaga jarak, dan hindari pengereman secara tiba-tiba di jalan yang licin. Jika jarak pandang sudah sangat terbatas, lebih aman menepi di lokasi yang memungkinkan,” tuturnya.

Khusus bagi pengendara sepeda motor, penggunaan jas hujan yang tidak mengganggu keseimbangan dan pergerakan juga menjadi perhatian. Selain itu, masyarakat diimbau tidak berteduh di bawah pohon maupun baliho saat hujan deras disertai angin kencang.

“Gunakan perlengkapan hujan yang aman, jauhi tempat berteduh yang berpotensi membahayakan, dan segera melapor apabila menemukan kondisi jalan yang berisiko. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegas Yuyun.

Lebih lanjut, Polda Lampung juga mengimbau masyarakat yang hendak melakukan perjalanan jarak jauh agar merencanakan rute dengan baik, memantau perkembangan cuaca terbaru dari BMKG, serta memberi informasi kepada keluarga terkait perkiraan waktu tempuh.

Pengemudi disarankan membawa perlengkapan darurat, seperti segitiga pengaman, senter, serta obat-obatan pribadi, dan memastikan bahan bakar terisi penuh, khususnya saat melintasi jalur yang minim fasilitas pengisian.

Sebagai langkah antisipasi, Polda Lampung bersama Polres dan Polresta jajaran menyiagakan personel di sejumlah titik rawan banjir, genangan, dan pohon tumbang guna membantu kelancaran arus lalu lintas selama kondisi cuaca ekstrem. Masyarakat juga diimbau segera melaporkan apabila menemukan hambatan di jalan agar dapat segera ditangani.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *