BANDAR LAMPUNG – wartaonelampung.com, Pemerintah Provinsi Lampung bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus memperkuat koordinasi lintas sektor untuk memastikan pasokan bahan pokok tetap aman dan harga terkendali menjelang bulan suci Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri.
Upaya tersebut ditandai dengan kehadiran Kepala Staf Korem 043/Garuda Hitam, Kolonel Inf Sumarlin Marzuki, S.E., M.Tr. Han., dalam High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Provinsi Lampung yang berlangsung di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Teluk Betung Utara, Selasa (10/2/2026).
Pertemuan strategis itu dipimpin langsung Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal sebagai forum konsolidasi untuk memetakan potensi tekanan inflasi sekaligus merumuskan langkah antisipatif menghadapi meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan.
Dalam arahannya, Gubernur menyampaikan bahwa kondisi inflasi Lampung saat ini masih berada pada level yang relatif aman dan lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional.
Kendati demikian, ia meminta seluruh pemangku kepentingan tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap pergerakan harga komoditas pangan utama.
Beberapa komoditas yang menjadi perhatian antara lain beras, cabai, bawang merah, serta daging, yang cenderung mengalami kenaikan permintaan menjelang hari besar keagamaan.
Untuk menekan potensi gejolak harga, pemerintah daerah mendorong pelaksanaan pasar murah Ramadan secara masif di kabupaten dan kota, memperketat pengawasan jalur distribusi agar tidak terjadi penimbunan maupun praktik spekulasi, serta mengoptimalkan pemanfaatan produksi pertanian dan peternakan lokal sebagai sumber pasokan utama.
Sementara itu, Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Sumarlin Marzuki menegaskan kesiapan TNI AD, khususnya Korem 043/Garuda Hitam, untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menjaga kelancaran distribusi serta stabilitas wilayah.
Menurutnya, terjaganya ketersediaan bahan pangan dan keterjangkauan harga merupakan bagian penting dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami siap mendukung langkah pemerintah daerah, termasuk mengawal distribusi kebutuhan pokok agar berjalan aman, lancar, dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap, melalui kerja sama yang solid antarinstansi, masyarakat Lampung dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih nyaman tanpa kekhawatiran terhadap kelangkaan barang maupun lonjakan harga yang tidak wajar.
Sinergi seluruh unsur ini diharapkan mampu memperkuat daya beli masyarakat serta menjaga Lampung tetap berada dalam kelompok provinsi dengan inflasi yang terkendali, demi mendukung kesejahteraan masyarakat Bumi Ruwa Jurai. (Rin)















