BBPOM Bandar Lampung Tingkatkan Pengawasan Takjil di Bulan Ramadhan

banner 120x600
banner 468x60

Bandar Lampung — wartaonelampung.com, Menjelang dan selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandar Lampung memperketat pengawasan terhadap pangan yang beredar di tengah masyarakat, khususnya takjil yang banyak dijajakan untuk kebutuhan berbuka puasa di wilayah Bandar Lampung.

Kegiatan pengawasan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (28/2/2026) sebagai bentuk perlindungan konsumen agar masyarakat dapat memperoleh pangan yang aman, bermutu, dan layak dikonsumsi selama menjalankan ibadah puasa.

Kepala BBPOM di Bandar Lampung, Bagus Heri Purnomo, menyampaikan bahwa kegiatan pengawasan dilakukan secara intensif selama periode Ramadhan tahun ini.

Ia menjelaskan, pengawasan dimulai sejak 18 Februari hingga 17 Maret 2026 dan difokuskan pada titik-titik peredaran pangan yang dinilai memiliki potensi risiko tinggi.

Sasaran pengawasan meliputi berbagai sarana distribusi dan penjualan pangan, mulai dari importir, distributor, toko, grosir, hingga pasar modern seperti supermarket dan hipermarket, serta pasar tradisional. Selain itu, pedagang musiman yang menjual takjil di pinggir jalan dan sentra kuliner Ramadhan juga menjadi perhatian utama petugas di lapangan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap produk pangan olahan yang tidak memenuhi ketentuan, seperti tidak memiliki izin edar, telah melewati masa kedaluwarsa, kemasan rusak, maupun produk yang diduga mengandung bahan berbahaya.

Tak hanya pangan kemasan, makanan siap saji untuk berbuka puasa juga diuji secara sederhana guna mendeteksi kemungkinan adanya penggunaan bahan yang dilarang dalam pangan.

Menurut Bagus, pelaksanaan pengawasan tidak dilakukan secara terpisah, melainkan melalui kerja sama lintas sektor dengan instansi terkait yang tergabung dalam Satgas Pangan serta tim koordinasi pembinaan dan pengawasan obat dan makanan.

Koordinasi tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan, dan instansi lain sesuai dengan kewenangan masing-masing, guna memastikan pengawasan berjalan efektif dan menyeluruh.

Di samping melakukan pemeriksaan dan penindakan apabila ditemukan pelanggaran, BBPOM di Bandar Lampung juga memberikan edukasi langsung kepada pedagang dan masyarakat mengenai cara memilih pangan yang aman.

Melalui penguatan pengawasan dan peningkatan kesadaran masyarakat, BBPOM berharap konsumsi takjil dan pangan selama Ramadhan 1447 Hijriah dapat berlangsung lebih aman, sehat, serta terhindar dari risiko bahan berbahaya. (**)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *