Eva Dwiana Pastikan Pendidikan Korban TPPO Tetap Berlanjut, Pemkot Bandar Lampung Siap Fasilitasi Sekolah

banner 120x600
banner 468x60

Bandar Lampung – wartaonelampung.com, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menghadiri konferensi pers pengungkapan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Polda Lampung pada Selasa, 12 Mei 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama Pemerintah Provinsi Lampung dan Polda Lampung menyampaikan langkah konkret dalam menangani kasus TPPO yang menimpa anak-anak sekaligus memperkuat upaya pencegahan agar kasus serupa tidak kembali terjadi.

Wali Kota Eva Dwiana menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk memastikan seluruh korban mendapatkan perlindungan, pendampingan, pemulihan, serta jaminan keberlanjutan pendidikan.

Menurutnya, Pemerintah Kota Bandar Lampung akan segera melakukan peninjauan lanjutan terhadap penanganan para korban TPPO. Salah satu fokus utama ialah memastikan hak pendidikan anak-anak korban tetap terpenuhi.

Ia menyampaikan bahwa Pemkot Bandar Lampung siap memfasilitasi pendidikan korban di sekolah swasta tingkat SMA maupun SMK apabila para korban tidak memungkinkan melanjutkan pendidikan di sekolah negeri.

“Insyaallah besok kami akan melakukan peninjauan. Setelah itu, walaupun mereka tidak disarankan masuk sekolah negeri, kami di Pemerintah Kota Bandar Lampung akan bertanggung jawab untuk menyelesaikan pendidikan mereka di sekolah swasta, baik SMK maupun SMA yang ada di Bandar Lampung,” ujar Eva Dwiana.

Menurut Eva Dwiana, hak anak untuk memperoleh pendidikan tidak boleh terputus hanya karena menjadi korban kejahatan perdagangan orang.

Ia juga menegaskan bahwa penanganan kasus TPPO dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah dan aparat penegak hukum. Pemerintah Kota Bandar Lampung akan terus berkoordinasi dengan Gubernur Lampung, Kapolda Lampung, serta Kapolresta Bandar Lampung guna memastikan penanganan berjalan maksimal.

Sebagai langkah pencegahan, Pemerintah Kota Bandar Lampung juga akan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke seluruh SMP di Kota Bandar Lampung dengan fokus pengawasan penggunaan telepon genggam di kalangan pelajar.

“Kami akan mengadakan sidak ke seluruh SMP se-Kota Bandar Lampung. Anak-anak sekarang harus sangat berhati-hati dalam menggunakan HP. Pengawasan orang tua dan guru sangat penting,” katanya.

Menurut Eva Dwiana, pengawasan bersama antara sekolah dan keluarga menjadi benteng utama dalam melindungi anak-anak dari kejahatan berbasis digital, termasuk modus penipuan lowongan kerja yang berujung pada tindak pidana perdagangan orang. (Rin)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://smansakotaserang.sch.id/halaman/ https://www.osecac.org.ar/Novedades/ https://learnitnow.stfrancis.edu/