PESAWARAN – wartonelampung.com, Gelaran Motocross Open Grasstrack Panglima TNI Cup 2026 resmi berakhir. Kejuaraan tingkat nasional yang digelar Brigif 4 Marinir/BS dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 TNI itu berlangsung sukses, aman, dan meriah di Black Bear Circuit Yonif 9 Marinir, Desa Batumenyan, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung.
Penutupan kejuaraan dilakukan oleh Komandan Brigif 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo, M.Tr.Hanla., CHRMP., Minggu (11/10/2026).

Ajang otomotif bergengsi tersebut mempertemukan para pembalap dari berbagai daerah dan kelas. Selain menjadi arena adu kecepatan dan keterampilan, Panglima TNI Cup 2026 juga menjadi panggung pembuktian bagi para pembalap untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di lintasan.
Penutupan turut dihadiri Bupati Pesawaran Hj.Nanda Indira Bastian, S.E., M.M., Kepala BPBD Provinsi Lampung Drs. Asrowadi, M.Si., yang mewakili Gubernur Lampung, perwakilan Pangdam XXI/Radin Inten, Kapolda Lampung, Danrem 043/Garuda Hitam, Kajati Lampung, Kabinda Lampung, Danlanal Lampung, Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granito Panditha, S.I.K., M.S.S., serta jajaran Forkopimda dan pejabat terkait.
Dari jajaran Korps Marinir, hadir para Perwira Staf Brigif 4 Mar/BS, Dan PLP 8 Teluk Ratai Letkol Marinir Rinto Hutagaol, M.Tr.Opsla., Danyonif 9 Marinir Letkol Marinir Ricky Sandro, M.Tr.Opsla., Danyonif 7 Marinir Letkol Marinir M.P. Kristian Widiantoro, M.Tr.Opsla., Jalasenastri Cabang 7 PG Kormar, personel Brigif 4 Mar/BS, komunitas motor trail, peserta, serta masyarakat sekitar.

Dalam sambutan Panglima TNI yang dibacakan Danbrigif 4 Mar/BS, disampaikan apresiasi kepada seluruh atlet dan pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kejuaraan nasional tersebut.
Panglima TNI menegaskan bahwa prestasi tidak lahir secara instan. Dibutuhkan kerja keras, disiplin, ketekunan, serta mental pantang menyerah untuk mencapai hasil terbaik.
Bagi peserta yang belum berhasil meraih podium, hasil perlombaan diharapkan tidak menjadi akhir perjuangan. Sebaliknya, capaian tersebut harus dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kemampuan melalui latihan yang lebih keras, terukur, dan berkesinambungan.

“Semangat kompetisi harus tetap dijaga dengan menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.
Tak sekadar menjadi ajang perebutan gelar juara, Panglima TNI Cup 2026 juga menjadi momentum memperkuat sportivitas dan persaudaraan di kalangan insan olahraga otomotif.
Lebih jauh, kejuaraan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah, komunitas otomotif, atlet, dan masyarakat.
Ketegangan persaingan di lintasan semakin terasa saat memasuki race final kelas Pro. Flag off dilakukan sebagai tanda dimulainya pertarungan terakhir para pembalap untuk memperebutkan posisi terbaik.
Setelah seluruh race rampung, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan piala dan hadiah kepada para juara dari berbagai kelas. Puncak penutupan ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada Juara Umum Open Grasstrack Panglima TNI Cup 2026 oleh Danbrigif 4 Mar/BS bersama Ketua Cabang 7.

Suksesnya pelaksanaan kejuaraan nasional tersebut sekaligus mempertegas komitmen Brigif 4 Mar/BS dalam mendukung pembinaan olahraga otomotif di Tanah Air.
Melalui event ini, diharapkan muncul bibit-bibit pembalap potensial yang mampu menembus kompetisi lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Di sisi lain, gelaran Panglima TNI Cup 2026 juga meninggalkan pesan penting bahwa olahraga dapat menjadi ruang untuk membangun karakter, sportivitas, disiplin, persaudaraan, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian perlombaan, Motocross Open Grasstrack Panglima TNI Cup 2026 resmi ditutup. Namun semangat kompetisi dan pembinaan atlet diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya melahirkan prestasi olahraga otomotif Indonesia. (Rin)















