Pemprov Lampung Canangkan 2026 sebagai Momentum Akselerasi Pembangunan dan Penguatan Pelayanan Publik

banner 120x600
banner 468x60

BANDAR LAMPUNG – wartaonelampung.com, Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting untuk mempercepat pembangunan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat memimpin Upacara Bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung Tahun 2026 yang digelar di Lapangan KORPRI, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Bandarlampung, Senin (5/1/2026).

Dalam amanatnya, Marindo menyampaikan bahwa upacara tersebut memiliki nilai strategis karena menjadi upacara Forkopimda pertama di awal tahun 2026. Momentum ini sekaligus menandai kesiapan seluruh unsur pimpinan daerah untuk melanjutkan langkah pembangunan dengan semangat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, awal tahun merupakan saat yang tepat untuk menyatukan visi dan memperkuat komitmen dalam menjalankan roda pemerintahan secara lebih terarah, solid, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025, Pemerintah Provinsi Lampung telah meletakkan fondasi penting dalam pembangunan daerah. Fokus utama diarahkan pada penataan kebijakan, penguatan kolaborasi lintas sektor, serta memastikan seluruh perangkat pemerintahan berjalan seirama dalam mendukung tujuan pembangunan.

Memasuki tahun 2026, Pemprov Lampung mulai mendorong percepatan pembangunan yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat. Berbagai program difokuskan pada penguatan desa, pengembangan pasar rakyat, peningkatan produktivitas sektor pertanian, serta pembenahan pelayanan publik agar semakin cepat, mudah, dan berkeadilan.

Salah satu prioritas utama di tahun 2026 adalah pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan. Marindo menegaskan bahwa kebijakan tersebut dilaksanakan secara terukur dan berbasis pada tingkat kepadatan penduduk serta aktivitas ekonomi masyarakat, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.

Ia menambahkan bahwa pendekatan tersebut dilakukan agar penggunaan anggaran daerah benar-benar memberikan dampak nyata, memperlancar mobilitas warga, memperkuat konektivitas wilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Lampung secara berkelanjutan.

Sejalan dengan itu, alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) diarahkan pada sektor-sektor prioritas, antara lain infrastruktur jalan, pendidikan—khususnya pengembangan pendidikan dan pelatihan vokasi—serta program-program yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Marindo juga menekankan pentingnya peran Forkopimda dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah. Ia menilai bahwa ketertiban umum, kepastian hukum, dan rasa aman merupakan prasyarat utama agar pembangunan dapat berjalan secara optimal.

Ia menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kebersamaan yang selama ini terjalin antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh unsur Forkopimda Provinsi Lampung, serta mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kerja sama di tahun 2026.

Menutup amanatnya, Marindo mengajak seluruh jajaran pemerintahan dan pemangku kepentingan untuk menjadikan tahun 2026 sebagai tahun percepatan di berbagai sektor pembangunan.

“Dengan semangat kebersamaan dan pelayanan, mari kita jadikan tahun 2026 sebagai tahun akselerasi pembangunan, peningkatan pelayanan publik, dan penguatan kehadiran negara di tengah masyarakat,” tutupnya. (**)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *