Berita  

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Pesisir Lampung, Warga dan Nelayan Diminta Waspada Selama Sepekan ke Depan

banner 120x600
banner 468x60

Bandar Lampung – wartaonelampung.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi cuaca ekstrem masih akan melanda wilayah Bandar Lampung dan sejumlah kawasan di Provinsi Lampung, khususnya wilayah pesisir yang berada dekat dengan laut.

Peringatan tersebut disampaikan di ruang kerja Stasiun Meteorologi Maritim Lampung, Jalan Yos Sudarso No. 64, Way Lunik, Panjang, Kota Bandar Lampung, Rabu (18/2/2026).

Dalam keterangannya, Forecaster BMKG Melisa Putri menjelaskan bahwa saat ini terdapat fenomena pusat tekanan rendah di wilayah Samudra Hindia bagian barat Lampung yang berdampak langsung terhadap kondisi atmosfer dan perairan di sekitar Lampung.

“Dari hasil pemantauan, fenomena tekanan rendah di Samudra Hindia barat Lampung ini berpengaruh terhadap wilayah perairan Lampung, baik di perairan barat Lampung, Teluk Lampung, kawasan Kota Agung, hingga perairan timur Lampung. Kondisi ini membuat atmosfer menjadi semakin labil sehingga cuaca buruk masih berpotensi terjadi dalam sepekan ke depan,” ujarnya kepada media wartaonelampung.com.

Ia menegaskan, potensi cuaca buruk tersebut mencakup hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, angin kencang, serta gelombang laut tinggi di hampir seluruh wilayah perairan Lampung.

BMKG, lanjut Melisa Putri, secara rutin mengeluarkan informasi prakiraan cuaca, peringatan dini angin kencang, serta peringatan gelombang tinggi setiap hari. Masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, diimbau untuk selalu memantau informasi resmi BMKG sebelum melakukan aktivitas pelayaran.

“Untuk masyarakat yang akan berlayar, sebaiknya selalu melihat informasi terbaru dari BMKG. Nelayan juga diharapkan lebih berhati-hati dan menunda melaut apabila terdapat peringatan angin kencang dan gelombang tinggi,” katanya.

Melisa Putri juga menambahkan bahwa pihak Stasiun Meteorologi Maritim Lampung hanya dapat memprakirakan kondisi cuaca hingga tujuh hari ke depan. Oleh karena itu, masyarakat diminta terus memperbarui informasi cuaca secara berkala.

Selain itu, warga yang bermukim di wilayah pesisir, terutama rumah-rumah yang berada dekat garis pantai, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem, seperti genangan, banjir rob, serta kerusakan akibat angin kencang.

“Kami berharap masyarakat, khususnya di daerah pesisir, dapat melakukan langkah antisipasi sejak dini apabila terjadi cuaca buruk, termasuk mempersiapkan diri terhadap potensi banjir dan gangguan aktivitas akibat kondisi laut yang tidak bersahabat,” tutupnya. (Rin)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *