Upacara Pembaretan Dikmaba-Dikmata Marinir TA 2026 Digelar di Malang Selatan, Danbrigif 4 Mar/BS Hadir

banner 120x600
banner 468x60

MALANG – wartaonelampung.com, Komandan Brigade Infanteri 4 Marinir/BS (Danbrigif 4 Mar/BS) Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo, M.Tr.Hanla., CHRMP., menghadiri Upacara Pembaretan Siswa Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Angkatan XLVI Gelombang I dan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Angkatan XLVI Gelombang I Kejuruan Marinir Tahun Anggaran 2026.

Upacara yang menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan pembentukan prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut tersebut digelar di Pantai Baruna, Malang Selatan, Senin (12/10/2026), dan dipimpin langsung oleh Panglima Korps Marinir.

Sebanyak 752 prajurit resmi dikukuhkan dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari 453 siswa Dikmaba Prajurit Karier dan 299 siswa Dikmata Prajurit Karier.

Kehadiran Danbrigif 4 Mar/BS dalam upacara tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan sumber daya manusia sekaligus proses penyiapan generasi baru prajurit Marinir yang profesional, disiplin, tangguh, serta memiliki jiwa juang tinggi.

Pembaretan menjadi momentum bersejarah bagi para prajurit yang telah menyelesaikan pendidikan dasar dan kejuruan Marinir. Baret yang disematkan bukan sekadar atribut, tetapi menjadi simbol kehormatan, kebanggaan sekaligus tanggung jawab sebagai bagian dari Korps Marinir TNI AL.

Setelah menyelesaikan pendidikan, para prajurit diharapkan mampu mengimplementasikan berbagai pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama menjalani pendidikan. Kemampuan tersebut menjadi bekal dalam menghadapi berbagai tantangan tugas serta tuntutan pengabdian di lingkungan Korps Marinir.

Selain memiliki kemampuan profesional, para prajurit juga dituntut memiliki ketangguhan mental, disiplin, loyalitas dan semangat juang yang tinggi. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan penting dalam menjalankan setiap tugas yang dipercayakan negara.

Upacara pembaretan juga menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen para prajurit agar senantiasa menjaga nama baik dan kehormatan Korps Marinir.

Para prajurit diharapkan mampu memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam kehidupan keprajuritan maupun saat melaksanakan tugas di tengah masyarakat.

Dengan dikukuhkannya 752 prajurit tersebut, Korps Marinir TNI AL kembali mendapatkan tambahan personel muda yang diharapkan mampu menjadi prajurit profesional, tangguh, dan siap menghadapi dinamika serta tantangan tugas ke depan demi menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Rin)

banner 325x300
https://smansakotaserang.sch.id/halaman/ https://www.osecac.org.ar/Novedades/ https://learnitnow.stfrancis.edu/