Pemerintah Kota Bandar Lampung Pemerintah Kota Bandar Lampung Gencarkan Grebek Makam Demi TPU Lebih Nyaman

banner 120x600
banner 468x60

Bandar Lampung – wartaonelampung.com, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung kembali membuat gebrakan unik untuk menata wajah kota. Kali ini, sasarannya adalah Tempat Pemakaman Umum (TPU) di seluruh penjuru kota.

Melalui instruksi langsung Walikota Eva Dwiana, seluruh jajaran kecamatan dan kelurahan dikerahkan dalam aksi massal bertajuk “Grebek Makam”. Aksi ini dimulai sejak pekan lalu dengan tujuan mengubah wajah pemakaman menjadi ruang yang bersih, rapi, dan jauh dari kesan menyeramkan.

Camat Panjang, Hendri Satria Jaya, mewakili Forum Camat se-Bandarlampung, menegaskan bahwa “Grebek Makam” bukan sekadar kerja bakti biasa. Ini adalah mandat langsung Bunda Eva (panggilan akrab Walikota, red) yang melibatkan elemen pimpinan kecamatan, kelurahan, hingga akar rumput secara masif.

Jamin Kenyamanan Tradisi “Nyekar”
Momentum ini diambil bukan tanpa alasan.

Tradisi ziarah kubur atau “nyekar” yang mengakar kuat jelang Ramadan dan Idulfitri menjadi perhatian utama Pemkot. Hendri menjelaskan bahwa pemerintah ingin hadir memastikan kekhusyukan warga saat berdoa.

Dengan adanya Grebek Makam, kita memastikan masyarakat bisa berziarah dengan nyaman. Tidak ada lagi kesan semak belukar yang mengganggu kekhusyukan doa,” tambahnya.

Kegiatan ini dipastikan tidak bersifat insidentil. Sesuai arahan Walikota, pembersihan ini akan menjadi agenda rutin setiap satu hingga tiga bulan sekali, ungkap bunda pada, Jumat (6/2/2026).

Selain kebersihan rumput liar, Bunda Eva juga fokus pada estetika fisik. Program pembangunan pagar makam yang telah berjalan bertahap sejak 2024 dan 2025 akan terus digenjot tahun ini.

Kegiatan ini dipastikan tidak bersifat insidentil. Sesuai arahan Walikota, pembersihan ini akan menjadi agenda rutin setiap satu hingga tiga bulan sekali.

Ini komitmen beliau untuk mempercantik Bandarlampung secara menyeluruh. Pembangunan pagar-pagar makam tahun ini kembali dilaksanakan agar TPU terlihat lebih rapi, modern, dan tidak angker,” tutup Hendri.

Langkah komprehensif ini diharapkan mampu mengubah citra TPU di Bandarlampung menjadi kawasan yang ramah dan tertata, sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi para peziarah, ” ujarnya. (Rin)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://smansakotaserang.sch.id/halaman/ https://www.osecac.org.ar/Novedades/ https://learnitnow.stfrancis.edu/