BANDAR LAMPUNG — wartaonelampung.com, Ajang Grand Final Puteri Anak dan Remaja Indonesia Lampung 2026 berlangsung semarak di Ballroom Horison Hotel Lampung pada Sabtu siang (16/5/2026).
Kegiatan bergengsi tersebut kembali menjadi wadah pengembangan bakat, karakter, dan prestasi generasi muda Lampung yang tidak hanya unggul dalam penampilan, tetapi juga memiliki wawasan luas, kecerdasan, serta kepribadian yang baik.
Kompetisi tahunan ini menerapkan sistem penilaian yang ketat dengan menghadirkan dewan juri dari berbagai latar belakang profesional. Penjurian dipimpin langsung oleh National Director Puteri Anak dan Remaja Indonesia, Dery Dahlan, guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar nasional.

Turut hadir dalam jajaran juri dan tamu kehormatan, perwakilan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Fillia Anindita, yang memberikan perhatian khusus terhadap kemampuan para finalis dalam mempromosikan budaya serta potensi pariwisata daerah.
Kemeriahan acara semakin lengkap dengan kehadiran Putri Indonesia 2026 Agita Nazara dan Puteri Anak Indonesia Lampung 2024 Adinda Disa Aurellia yang turut memberikan motivasi dan inspirasi kepada seluruh peserta. Sementara itu, penilaian di bidang penampilan dan pembawaan panggung diperkuat oleh pakar kecantikan Atta Croes.
Melalui proses penjurian yang berlangsung kompetitif dan multidimensi, dewan juri akhirnya menetapkan Shakira Alkhaira sebagai Juara Pertama Puteri Anak Indonesia Lampung 2026. Siswi berusia 13 tahun dari SMP Tunas Mekar Indonesia tersebut berhasil memikat perhatian dewan juri melalui rasa percaya diri, kemampuan komunikasi, serta penampilannya yang memukau di atas panggung.

Prestasi yang diraih Shakira bukanlah yang pertama. Ia dikenal aktif mengikuti berbagai kompetisi akademik maupun nonakademik. Di bidang seni, Shakira tergabung dalam kelompok paduan suara THLC yang baru-baru ini sukses meraih dua medali emas pada ajang Malaysian Choral Eisteddfod untuk kategori anak dan pop ensemble.
Tak hanya berprestasi di bidang seni, Shakira juga menunjukkan kemampuan akademik yang membanggakan. Ia pernah mewakili sekolahnya dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) Matematika dan berhasil menempati peringkat 54 dari sekitar 200 peserta tingkat nasional.
Keberhasilan Shakira juga tidak lepas dari dukungan para mentor yang mendampinginya sejak awal proses persiapan hingga grand final. Ucapan terima kasih disampaikan kepada guru modeling Sapto Adjie Santoso serta guru public speaking Daniel Bayu Kristian yang telah memberikan pelatihan dan pembinaan secara intensif.

Keluarga besar Shakira berharap kemenangan tersebut menjadi langkah awal untuk melangkah ke tingkat nasional dalam ajang Puteri Anak Indonesia 2026. Mereka optimistis Shakira mampu bersaing dan membawa harum nama Provinsi Lampung di kancah nasional.
Ajang Puteri Anak dan Remaja Indonesia Lampung 2026 sendiri diselenggarakan oleh BModel School Palembang di bawah kepemimpinan Bayu Samprakarsa Jacob.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang memiliki ruang positif untuk mengembangkan bakat, membangun karakter, serta menjadi duta daerah dalam memperkenalkan budaya dan pariwisata Lampung kepada masyarakat luas. (Rin)















