Bandar Lampung – wartaonelampung.com,Dalam rangka Hut kemerdekaan ke – 80 Republik Indonesia yang di selenggarakan di Garuntang malam puncak kegiatan tersebut di selenggarakan di Rt 23 Lk 2,yang di adakan pada Minggu Malam (25-8-2025).
Acara tersebut diadakan di Rt 23 Lingkungan 2,di meriahkan dengan penampilan tari-tarian,popsong,adapun tarian Kecak Bali ,tarian tersebut di persembahakan oleh anak-anak KKN dari UIN dan warga setempat.Malam puncak tersebut di hadiri Camat, Lurah Garuntang, Babinkantibmas, Babinsa, Ketua Rt 23, Rt 015,Rt 014,Kepala Lingkungan, anak-anak KKN dari UIN, dan para undangan.
Camat Bumi Waras, Budi Ardianto, Dalam Sambutannya menyampaikan dan terimakasih Sehingga saya dapat hadir dan dapat menyelenggarakan acara malam puncak pada malam hari ini, bapak ibu hadirin dan serta panitia dan adik-adik KKN dari Win yang masih membersamai pada malam hari ini.
Ia juga menekankan pentingnya generasi muda untuk terus bersekolah, mengaji, dan menanamkan nilai patriotisme sebagai bentuk melanjutkan perjuangan para pahlawan.
“Ia jg mengatakan di HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke -80 ini kita tidak perlu lagi angkat senjata, kita tidak perlu lagi mengorbankan nyawa, mempertaruhkan nyawa,tumpah darah yang diperlukan sekarang tugas kita adalah bagaimana mengisi kemerdekaan Republik Indonesia ini,dan mengingat dari para pejuang Republik Indonesia yang diproklamsikan oleh Bapak Insinyur Soekarno Hatta yaitu dengan membacakan teks proklamasi.
“Dalam sambutannya ia juga
menyampaikan sedikit program Walikota Bandar Lampung bahwa pada tahun 2024 dan 2025 ini Walikota Bandar Lampung punya program bantuan pendidikan beasiswa untuk SMA dan SMK yang sebanyak 5000 siswa pada tahun 2025,dan Walikota juga punya program bantuan pendidikan atau beasiswa untuk perguruan tinggi negeri ya Sebanyak 2500 mahasiswa, ujarnya.
“Tidak ada alasan lagi anak-anak kita tidak sekolah. Pemerintah Kota Bandar Lampung sudah memfasilitasi pendidikan gratis, tinggal kita semua menjaga semangat belajar agar bisa menjadi penerus bangsa,” ujar Budi Ardiyanto.
Sementara itu, Camat Budi Aryanto, dan pembina lingkungan RT 23, Mulyatin, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya bentuk perayaan, tetapi juga wujud kebersamaan warga. Ia mengapresiasi kerja keras panitia dan pemuda setempat yang telah berlatih sejak awal Agustus.
“RT 23 ini sudah merdeka, karena bisa menjaga kekompakan, gotong royong, dan persatuan. Semoga tahun depan acara seperti ini bisa lebih semarak lagi,” ungkapnya.
Acara ditutup dengan doa bersama serta penampilan seni terakhir dari kelompok anak- KKN dari UIN serta warga Kampung Garuntang. Suasana meriah dan penuh keakraban tercermin sepanjang malam, membuktikan bahwa meski tinggal di kampung, warga Garuntang mampu menjaga semangat persatuan dengan cara yang penuh kreativitas, “tutupnya.