Bandar Lampung – wartaonelampung.com, Operasi Terpusat “Ketupat-2026” pasca perayaan Idulfitri 1447 H akan berakhir pada Rabu (25/3/2026) pukul 24.00 WIB. Operasi tersebut bertujuan mengamankan arus mudik dan balik serta memberikan pelayanan kepada masyarakat selama Hari Raya.
Meski Operasi Ketupat berakhir, Polresta Bandar Lampung tetap meningkatkan pengamanan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat pasca arus balik Lebaran.

Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati mengatakan personel tetap disiagakan untuk memantau titik rawan dan pusat keramaian hingga 29 Maret 2026.
“Fokus kami adalah menjaga kelancaran mobilitas warga sekaligus mencegah tindak kriminalitas di masyarakat,” ujarnya.
AKP Agustina menambahkan, keberhasilan pengamanan selama Lebaran merupakan hasil sinergi antara polisi dan partisipasi aktif masyarakat.

“Kami mengapresiasi kedisiplinan warga sehingga situasi di Bandar Lampung tetap aman dan kondusif,” kata dia.
Selama masa KRYD, patroli dialogis dan pengawasan di pusat keramaian, jalur strategis, serta fasilitas transportasi akan tetap dilakukan untuk memastikan aktivitas ekonomi dan sosial berjalan lancar. Kepolisian menegaskan kehadirannya tetap dirasakan melalui pelayanan yang humanis namun tegas.
Polresta Bandar Lampung mengimbau masyarakat tetap menjaga ketertiban dan segera melaporkan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar. Sinergi antara polisi dan warga diharapkan menjadi kunci terciptanya lingkungan aman, nyaman, dan damai di Kota Bandar Lampung. (***)















