BANDAR LAMPUNG – wartaonelampung.com, Pembangunan Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) di wilayah RT 04 dan RT 05, Lingkungan I, Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung, mulai mendapat perhatian serius dari berbagai unsur masyarakat.
Percepatan pembangunan fasilitas tersebut menjadi harapan warga agar RPHU segera rampung dan dapat difungsikan. Pada Selasa, 20 Oktober 2026, Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) turut dilibatkan untuk membantu menjaga keamanan dan ketertiban selama aktivitas pembangunan berlangsung.
Kehadiran Satlinmas dinilai penting untuk memastikan proses pembangunan berjalan aman, tertib dan kondusif. Pelibatan unsur masyarakat di tingkat lingkungan ini sekaligus menunjukkan adanya dukungan terhadap pembangunan fasilitas yang diharapkan membawa manfaat langsung bagi warga sekitar.
Bagi masyarakat Garuntang, pembangunan RPHU bukan sekadar proyek fisik. Lebih jauh, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru, terutama melalui penyerapan tenaga kerja lokal.
Warga berharap kesempatan kerja nantinya tidak hanya dinikmati oleh tenaga dari luar wilayah, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat Garuntang untuk terlibat dalam operasional RPHU setelah fasilitas tersebut resmi difungsikan.
Kepala Lingkungan I, Heri Junaidi, mengatakan percepatan pembangunan RPHU menjadi harapan bersama agar fasilitas tersebut dapat segera diselesaikan dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur masyarakat, termasuk Satlinmas, diharapkan mampu membantu menciptakan kondisi yang kondusif selama pembangunan berlangsung.
“Harapannya pembangunan ini bisa segera selesai dan nantinya memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Heri.

Ia menambahkan, dukungan masyarakat menjadi bagian penting agar pembangunan dapat berjalan lancar hingga tahap penyelesaian.
Di sisi lain, warga berharap pemerintah dan pihak terkait tidak hanya memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana, tetapi juga memperhatikan dampak keberadaan RPHU terhadap masyarakat sekitar.
Salah satu harapan terbesar warga adalah terbukanya lapangan pekerjaan baru. Jika dikelola secara optimal, RPHU dinilai berpotensi menjadi salah satu penggerak aktivitas ekonomi masyarakat di Kelurahan Garuntang dan wilayah sekitarnya.
Karena itu, masyarakat meminta agar proses pembangunan terus dikawal dan dipantau hingga selesai. Setelah beroperasi, RPHU juga diharapkan benar-benar memberikan manfaat nyata, terutama dalam hal penyerapan tenaga kerja lokal dan peningkatan kesejahteraan warga.
Dengan demikian, pembangunan RPHU Garuntang diharapkan tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur semata. Fasilitas tersebut dituntut mampu menghadirkan manfaat yang konkret bagi masyarakat yang berada di sekitar lokasi pembangunan. (Rin)















